MAGETAN — Pemerintah Kabupaten Magetan terus berupaya meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan melalui kegiatan pemeliharaan rutin infrastruktur jalan. Langkah ini dilakukan untuk menangani kerusakan ringan, termasuk jalan berlubang di sejumlah titik yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Salah satu kegiatan pemeliharaan tersebut dilaksanakan pada ruas jalan daerah Sidomukti–Bulugunung, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, dengan panjang penanganan mencapai 2.240 meter. Pemeliharaan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan masyarakat sekaligus mendukung kelancaran mobilitas warga setempat.

Kepala Bidang PU Bina Marga Kabupaten Magetan, Haryanto, ST., mengatakan pemeliharaan dilakukan untuk menjaga kondisi dan kemantapan jalan agar tetap berfungsi dengan baik dan berjalan optimal sehingga kegiatan ini Rutin dilaksanakan oleh UPTD BMCK Wilayah II
Menurutnya, kondisi jalan yang terpelihara dapat memperlancar arus transportasi sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan masyarakat dalam beraktivitas.
“Pemeliharaan rutin jalan dengan panjang ruas 2.240 meter ini merupakan kegiatan untuk merawat dan memperbaiki kerusakan yang terjadi pada ruas jalan,” ujar Haryanto, Kamis (15/10/2026).

Haryanto menegaskan, kegiatan pemeliharaan tidak hanya berfokus pada perbaikan badan jalan, tetapi juga mencakup penanganan berbagai aspek pendukung infrastruktur jalan.
Di antaranya pembersihan tumbuhan liar, semak-semak, dan pepohonan yang mengganggu, serta pemeliharaan dan kelancaran drainase permukaan jalan. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin dan berkala sesuai rencana agar jalan tetap berfungsi dengan baik dalam melayani arus lalu lintas.
“Melayani kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas serta mengoptimalkan keselamatan masyarakat merupakan hal yang sangat penting,” tandasnya.
Melalui program pemeliharaan rutin ini, Pemerintah Kabupaten Magetan berupaya menjaga kualitas infrastruktur jalan agar tetap aman, nyaman, dan mampu menunjang kebutuhan transportasi masyarakat.
Pelaksanaan pekerjaan, mulai dari penanganan kerusakan, penghamparan material, hingga proses pemadatan, menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas jalan agar dapat dimanfaatkan secara optimal.
Infrastruktur jalan yang baik bukan sekadar berkaitan dengan aspal dan material, melainkan juga menjadi penghubung berbagai aktivitas masyarakat, membuka akses antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.
Dengan pemeliharaan yang berkelanjutan, diharapkan aksesibilitas masyarakat semakin meningkat dan mobilitas barang maupun jasa dapat berjalan lebih lancar, sehingga turut mendukung aktivitas ekonomi warga Kabupaten Magetan.
(Ton/NIP)















