Bupati LIRA Magetan, “Masyarakat minta Evaluasi Triwulan disampaikan Secara Terbuka dan Transparan”.
Magetan, Menjelang evaluasi triwulan Bupati LIRA Magetan Sofyan Yusroni, ST., atas permintaan Masyarakat dalam pelaksanaan tugas dari Inspektorat Jenderal Kementrian Dalam Negeri saat memberikan laporan berharap disampaikan secara terbuka dan transparan.
Evaluasi yang mengacu dan berdasarkan ketentuan Pasal 18, 20, 21 dan 22 di Peraturan Menteri Dalam Negeri (PERMENDAGRI) Nomor 4 Tahun 2023 tentang melaksanakan evaluasi kinerja atas pelaksanaan tugas pejabat (pj) baik Gubernur, bupati dan pejabat walikota.
“Perlu di pertegas disini aspek indikator agar menjaga kondusifitas dan netralitas ASN agar kepatuhan pelarangan Mutasi pejabat daerah tanpa ijin menteri dalam negeri benar benar untuk di perhatikan,” Ujarnya, Senin (11/10/24).
Tidak hanya tanpa ijin, dengan ijin pun harus memperhatikan situasi dan kondisi wilayah bukan justru membuat kegaduhan.
“Saya menduga Rencana mutasi itu ada indikasi mengakomodir ASN yg punya kedekatan dg salah satu Paslon sehingga kondisi ASN di Pemkab Magetan menjadi terkotak-kotak”,.
Menurut Sofyan, sosok pemimpin harus Mampu menjaga etika serta kepribadian yang harus dimiliki dan menjadi leadership yang bisa di jadikan panutan serta suri tauladan oleh masyarakat.
“Kalau Pemimpin sudah menyalah gunakan kekuasaanya sehingga membuat pelanggaran baik secara etika, norma apalagi secara administratif jangan harap bisa berjalan seimbang pemerintahannya,” kata sofyan.
Dirinya pernah mendengar informasi terkait memaksakan anggaran PJU di P-APBD 2024 yg cukup signifikan sedangkan pernah dilakukan pembahasan antara Tim Anggaran Eksekutif dengan DPRD namun ada dugaan membuat suatu
Metode dg meminta beberapa OPD paparan yang berujung ada negosiasi dg Pihak Penyedia/ Rekanan.
“Saya akan terus mencari informasi se akurat mungkin sampai bukti dan fakta itu kami pegang,” Pungkasnya. (Red)
