Petani Tembakau Sidomulyo Magetan Senang Hasil Panen Besar dan Harga Cukup tinggi.
Magetan,|| Di Pertengahan bulan Juli , Petani Tembakau Dukuh ngrobyong Desa sidomulyo Kecamatan Sidorejo kabupaten Magetan bisa merasakan kebahagiaan dan Rasa bersyukur lantaran hasil Panen tembakau bagus dan harga jual cukup tinggi.
Selain merasakan kebahagian Pemerintah Kabupaten Magetan menggelar acara Gebyar Panen Tembakau yang dimeriahkan hiburan seni reog sehingga bisa menarik para warga sekitar.
Bertemakan gebyar tembakau (Pethil Sata) langsung di hadiri oleh Bupati Magetan Suprawoto, Dandim 0804, Kepala Dinas TPHTKP, SekdaKab, dan Kapolres Magetan, APTI, Forkopimda serta para petani tembakau yang ikut hadir di acara tersebut.

Salah satu petani tembakau mengungkapkan untuk panen Saat ini dirinya bersyukur hasil tembakau bagus dan harga jual tembakaunya saat ini cukup tinggi.
“Alhamdulillah harganya lumayan tinggi hasil panennya juga bagus kami para petani berharap semoga kedepan akan lebih baik lagi,” ujarnya, Jumat (21/07/2023).

Keuletan serta kerja keras para petani yang akan bisa membuahkan hasil hasil Suprawoto memberikan dukungan dan semangat yang tinggi.
“alhamdulillah hasil panen dan harga tembakau tahun ini sangat bagus sedangkanMagetan sebagai salah satu penghasilan tembakau , ” Kata Suprawoto.
Ia menambahkan, Magetan sebagai penghasil tembakau Melalui DBHCT akan terus berupaya meningkatkan kwalitas bahan baku bahan tersebut.
DPC APTI (Asosiasi Petani Tembakau Indonesia) Kabupaten Magetan juga terus akan menerima bentuk kendala dari petani tembakau setempat yang selanjutnya akan di tindak lanjuti agar bisa memberikan hasil yang maksimal.
Suprawoto juga menjelaskan untuk tembakau kering perkilo bisa sampai ke harga 280 ribu sedangkan dalam bentuk basah 8000 ribu rupiah dan saat covid turun di harga 3000 rupiah.
“Ini merupakan indikator yang bagus untuk petani tembakau di magetan”, tambahnya.
Untuk tembakau hasil dari magetan menurutnya produk tembakau masih belum memenuhi kebutuhan pabrik di Indonesia dan sekitar 40% masih impor untuk tembakau namun masih mempunyai prospek yang luas.
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan dan Ketahanan Pangan (DTPHPKP) Magetan, Uswatul Chasanah mengatakan menuturkan untuk total lahan tembakau di Kabupaten Magetan sekitar 321 hektar dan tersebar di 5 Kecamatan.
“Penghasil tembakau di Magetan saat ini ada di Kecamatan Sidorejo, Panekan, Plaosan dan Parang. Danuntuk kecamatan Takeran saat ini sudah mulai mengembangkan tanaman tembakau,” tuturnya.
Bupati berharap dengan panen tembakau di Dusun Ngrobyong Desa sidomulyo kecamatan Sidomulyo yang dimulai sejak tahun 1910 perlu mendapatkan perhatian semua.
“Jadi tanaman tembakau ini sudah di kenalkan sejak tahun 1910 dan jenis temanggungan seperti tembakau pegunugan,” tutupnya.(sof)
