, , ,

Revitalisasi Sekolah di Magetan, LIRA Pertanyakan Transparansi Penerima Bantuan

MAGETAN – Pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Magetan, khususnya yang menggunakan mekanisme swakelola, mendapat sorotan dari Ketua DPD Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Magetan, Sofyan. Selain mempertanyakan mekanisme pelaksanaan pekerjaan, LIRA Magetan juga menyoroti transparansi dalam penentuan sekolah penerima bantuan. Menurut Sofyan, keterbukaan diperlukan agar program revitalisasi benar-benar menyasar sekolah yang memenuhi kriteria dan memiliki…

1 menit

Read Time

MAGETAN – Pelaksanaan program revitalisasi sekolah di Kabupaten Magetan, khususnya yang menggunakan mekanisme swakelola, mendapat sorotan dari Ketua DPD Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Magetan, Sofyan.

Selain mempertanyakan mekanisme pelaksanaan pekerjaan, LIRA Magetan juga menyoroti transparansi dalam penentuan sekolah penerima bantuan. Menurut Sofyan, keterbukaan diperlukan agar program revitalisasi benar-benar menyasar sekolah yang memenuhi kriteria dan memiliki kebutuhan sesuai kondisi di lapangan.

Sofyan juga menilai mekanisme swakelola perlu mendapat pengawasan secara ketat, terutama ketika sekolah harus mengelola anggaran dalam jumlah besar. Ia khawatir lemahnya pengawasan teknis maupun administrasi dapat membuka celah terjadinya penyimpangan.

“Dugaan saya, ini akan menjadi risiko tinggi terhadap praktik markup, nepotisme, dan buruknya mutu bangunan karena kepala sekolah dipaksa mengelola dana ratusan juta hingga miliaran rupiah tanpa pengawasan teknis yang memadai,” ujar Sofyan, Sabtu (12/9/2026).

Meski demikian, Sofyan belum banyak memberikan pernyataan terkait pelaksanaan revitalisasi yang berlangsung di sejumlah titik. Pihaknya masih melakukan pendalaman dengan mengumpulkan data dan informasi dari lapangan.

Tim LIRA, kata Sofyan, mendatangi sejumlah sekolah penerima bantuan revitalisasi untuk melihat secara langsung pelaksanaan pekerjaan sekaligus menggali informasi mengenai mekanisme pelaksanaan dan kesesuaian program dengan kondisi sekolah.

“Tim ahli saya biar bekerja secara maksimal dan profesional. Mana yang benar di swakelola, mana yang di pihak ketigakan, kami dalami. Sekali lagi saya tegaskan, saat di lokasi tidak ada unsur intimidasi,” tegasnya.

Sofyan menambahkan, LIRA Magetan akan terus mengumpulkan data sebelum menyampaikan kesimpulan lebih lanjut mengenai pelaksanaan program tersebut.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati apabila menemukan pihak yang mengaku sebagai tim LIRA dan menggunakan nama organisasi untuk kepentingan tertentu.

“Apabila ada yang mengaku tim LIRA dan memanfaatkan nama LIRA, mohon menghubungi kami,” pungkasnya. (Tim Red)

About the Author

Easy WordPress Websites Builder: Versatile Demos for Blogs, News, eCommerce and More – One-Click Import, No Coding! 1000+ Ready-made Templates for Stunning Newspaper, Magazine, Blog, and Publishing Websites.

BlockSpare — News, Magazine and Blog Addons for (Gutenberg) Block Editor

Search the Archives

Access over the years of investigative journalism and breaking reports