Saya minta Dinkop Magetan Bertindak Tegas atas Berkeliaran Rentenir Berkedok Koperasi.
Magetan,|| Banyaknya pengaduan beberapa warga sehubungan dengan Rentenir dan mengaku atau berkedok Koperasi membuat Ketua Dewan Pimpinan Daerah Aliansi Wartawan Indonesia tergelitik lantaran gerah atas aduan beberapa warga magetan.
Praktik rentenir berlabel koperasi di Magetan diduga banyak berkeliaran apalagi koperasi dari luar magetan yang masuk di wilayah magetan dengan menjalankan apalagi praktik rentenir ini sangat merugikan masyarakat dengan beban bunga yang tidak wajar.
” Sebagian besar sasaran warga yang hidupnya di pelosok desa jauh dari kota rata rata mengeluh mengadu ke saya,” Ujar Sofyan. Minggu (23/05/23).
Sofyan menyebutkan ini bentuk pengaduan bukan kesekian kali bahkan ia pernah bersama team dari lembaga dan organisasi mendampingi salah satu warga yang menjadi korban dengan mendatangi salah satu yang mengatasnamakan Koperasi dan ternyata saat diminta menunjukkan bentuk legalitas secara hukum tidak bisa membuktikan.
“Pernah saya mendatangi salah satu yang mengatas namakan Koperasi heran saya di kantor setempat hanya satu pegawai saja,” ungkapnya.
Atas pengaduan yang di terima kali ini Sofyan dalam waktu dekat akan mendatangi Dinas Koperasi Magetan guna meminta dan mengetahui jumlah koperasi yang terdaftar dan aktif dan berharap berani mengambil tindakan tegas dengn adanya Rentenir Rentenir berkedok koperasi.
Bahkan lanjut sofyan, pada tahun 2020 ia pernah kordinasi dengan Kepala Dinas Koperasi Magetan dan saat itu membawa temuan pengaduan serta keluhan dari warga dan di uraikan bersama kepala dinas setempat bahkan saat itu memberikan usulan atau mempunyai gagasan dan ide membentuk tim atau satgas.
Kembali terjadi lagi keluhan dari beberapa warga mengenai perilaku oknum pegawai koperasi berbuat arogan menagih dengan cara yang kurang etis lantas mengadu ke Organisasi yang di pegang Oleh Sofyan. Salah satu diantara bernama (Afr), warga parang pernah mengungkapkan atas kejadian yang di alaminya.
” Keluarga saya pernah di datangi saat menagih ke rumah tanpa ijin langsung masuk ke dalam,” Jelasnya, bahkan KTP salah satu warga juga di pinjam dan di pakai tanpa sepengetahuan pemiliknya,” imbuhnya.
Atas keluhan yang di terima warga dalam beberapa waktu lalu karena Ulah Rentenir berkedok Koperasi, Sofyan akan bekerjasama dengan Ormas yang bergerak di Perlindungan Konsumen dan Lembaga Bantuan Hukum guna menindak lanjuti atas informasi yang di dapatkan.
” Karena suasana masih lebaran, kami belum bisa berbuat apa apa, tapi kami akan berbuat dengan melibatkan beberapa rekan yang membidangi guna menelusuri, mempelajari dan selanjutnya akan kami ditindak lanjuti bila terbukti,” tandasnya.
Jurnalis : Joko P
Editor :, Sof
