TPS 3R untuk Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Desa Nitikan Kabupaten Magetan

TPS 3R untuk Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat Desa Nitikan Kabupaten Magetan

Magetan, Nationaltoday.co.id~~~Patut di banggakan Desa Nitikan Kecamatan Plosan Kabupaten Magetan mempunyai Tempat Pengolahan Sampah 3R (TPS 3R) yang dapat membantu meringankan beban sampah yang nantinya akan dikelola dengan baik.

Jumlah warga hampir 500 KK dan terdiri dari
Jumlah beberapa usaha, lembaga pendidikan seperti PAUD, TK, SD, Mts, Pasar legi desa di desa Nitikan.

Menurut Ketua panitia Jumani saat ditemui di lokasi kegiatan mengatakan untuk pelaksanaan pembangunan TPS 3R melibatkan masyarakat desa setempat.

“Alhamdulillah saya berterimakasih kepada pemerintah kabupaten Magetan pekerjaan dilaksanakan dengan baik baik dan Masyarakat sepenuhnya mendukung sekali agar solusi masalah sampah dari warga dan pasar teratasi,” ujar Jumani, Sabtu (22/10/23).

Tempat Pembuangan Sampah Terpadu Reduce Reuse Recycle (TPS 3R) Balak di Desa Nitikan, Kecamatan Plaosan , siap mewujudkan untuk pengelolaan sampah dengan rata-rata jumlah penduduk sekitar 500 KK dan jumlah Pemanfaat sekitar 50 KK

Kepala Bidang (Kabid) Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Magetan, Rokhmat Zainuddin ST MT mengatakan, di bangunnya TPS 3R desa Nitikan dengan target 120 hari tepat sesuai pekerjaan dan bisa membantu meringankan persoalan sampah di desa tersebut.

“”Saya berharap dibangunnya TPS Desa Nitikan yang baru bisa memberi manfaat tak hanya dalam hal penanganan dan pengelolaan sampah, namun juga memberikan lapangan pekerjaan kepada masyarakat setempat,” Jelasnya,

Bupati LIRA DPD Kabupaten Magetan Sofyan sangat memgapresiasi dengan di bangunnya TPS 3R di Kanupaten Magetan dan menginginkan kepada masyarakat untuk kesadarannya tidak membuang sampah sembarangan dan bisa memilah antara sampah organik dan anorgnik.

“Saya meminta kesadaran masyarakat untuk memilah sampah organik dan anorganik dari rumah, agar volume sampah berkurang, tidak membuang sampah sembarangan dan mohon dukungan dari pemerintah desa untuk edukasi ke warganya. Dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama antara Pemkab, Pemdes, masyarakat, Akademisi, NGO, PKK, ormas keagamaan dan pihak swasta untuk menciptakan Kabupaten Magetan yang lebih bersih, sehat, tertata dan lestari,” pungkasnya. (Jl/ton).

More From Author

*Jadi Kunci Stabilisator, Wapres Ma’ruf Amin Diapresiasi Banyak Pihak*

*IMO-Indonesia Ucapkan Selamat atas Dilantiknya Jenderal Agus Subiyanto sebagai KSAD*