Kekerasan Santri di Magetan, DPD LIRA Minta Audensi
Magetan, Adanya pengaduan warga atas tindakan kekerasan santri di salah satu Panti atau yayasan di Magetan, Bupati DPD LIRA Magetan turun tangan untu meminta Audensi dengan beberapa Pihak.
“Dugaan tindakan kekerasan pada santri berdasarkan pengaduan warga, kami langsung turun tangan dengan melakukan pengembangan ,” Ujar Sofyan, Jum’at (30/08/24)
Bermula salah satu warga magetan yang enggan di sebut namanya menginformasikan melalui Whatssapp disertai beberapa kronologis dugaan santri yang mondok di salah satu panti di magetan mengalami tindak kekerasan dan kondisinya di rawat di salah satu rumah sakit magetan.
Atas info tersebut, Sofyanpun seketika mendatangi ke rumah sakit guna memastikan kondisi Santri
namun disayangkan ketika akan di hampiri posisinya sudah dibawa pulang terlebih dahulu dengan alasan semua sudah membaik.
“Saya kordinasi dengan pihak rumah sakit pihaknya membenarkan santri yang dimaksud sudah di bawa pulang”, tandasnya.
Dengan kejadian ini sofyan mengaku merasa tersentuh dan terpanggil untuk ikut membenahi panti atau pondok lantaran sistim pendidikan dan pembelajaran yang kurang edukatif dengan menggandeng organisasi Pers seperti IMO, AWI, KJJT, dan PWO
‘Saya perlu melakukan audiensi dengan semua pengurus, dinas, kepala desa guna mencari solusi dan langkah terbaik demi masa depan anak-anak yang sedang belajar atau menuntut ilmu dilingkungan pondok atau panti,”Pungkasnya. (Tim
